Nagari Saok Laweh Gelar Musrenbang RKP 2026 dan DU RKP 2027
Saok Laweh – Senin, 01 September 2025 | Pemerintah Nagari Saok Laweh menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2026 serta Daftar Usulan RKP (DU RKP) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Wali Nagari Saok Laweh dan dihadiri langsung oleh Wali Nagari Saok Laweh, Irwin Saputra, bersama perangkat nagari, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga daerah Kabupaten Solok.
Musrenbang ini menjadi forum strategis bagi pemerintah nagari dan masyarakat untuk menyampaikan, membahas, dan menetapkan program prioritas pembangunan, baik untuk jangka pendek maupun jangka menengah.
Hadir Perwakilan OPD Kabupaten Solok dan seluruh tamu undangan :
- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok,
- Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Solok
- Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Solok
- Dinas Perhubungan Kabupaten Solok
-Dinas pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Solok
-Dinas Pertanian Kabupaten Solok
-DPMPTSPNAKER Kabupaten Solok
-DPRKPP Kabupaten Solok
-PUPR Kabupaten Solok
-Camat Kubung
-Ketua Lembaga Nagari Saok Laweh seperti BPN, KAN, LPMN, PKK, KMP, LPTQ, MUI, Bundo Kandung, Pemuda, dan lembaga lainnya.
Dalam sambutannya, Irwin Saputra menyampaikan bahwa Musrenbang bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk menyatukan visi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui Musrenbang ini, kita dapat menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Harapan kami, setiap usulan yang lahir dari musyawarah ini dapat menjadi prioritas bersama dan nantinya sejalan dengan program pembangunan di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar Wali Nagari Saok Laweh.
Berbagai isu krusial menjadi bahan diskusi dalam Musrenbang kali ini, di antaranya pembangunan infrastruktur nagari, peningkatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM dan pertanian, peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan tenaga kerja, serta penataan transportasi dan akses jalan.
Perwakilan DPMN Kabupaten Solok, Ibu Sri Herlina, menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah untuk memastikan pembangunan nagari berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat Nagari Saok Laweh. Setiap usulan yang disampaikan harus disusun secara realistis, sesuai skala prioritas, dan memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Bapelitbang, Ibu Ute, menambahkan bahwa Musrenbang nagari merupakan pintu awal dalam menyusun rencana pembangunan daerah.
“Semua usulan yang disepakati di tingkat nagari akan menjadi bahan pertimbangan di Musrenbang kecamatan, hingga akhirnya masuk dalam dokumen perencanaan kabupaten. Oleh karena itu, sinkronisasi program sangat penting,” ujarnya.
Camat Kubung yang diwakili oleh Ibu Dilla Sagta Deda juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata.
“Kolaborasi antara pemerintah nagari, kecamatan, dan kabupaten harus terus diperkuat. Setiap pihak punya peran penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif,” katanya.
Pemilihan Tim Delegasi Nagari:
Selain menyusun prioritas pembangunan, Musrenbang Nagari Saok Laweh juga menghasilkan kesepakatan dalam pemilihan tim delegasi nagari yang akan mewakili masyarakat pada Musrenbang Kecamatan Kubung. Tim delegasi ini terdiri dari unsur perangkat nagari, Bamus, lembaga nagari, dan tokoh masyarakat.
Adapun nama-nama yang terpilih sebagai tim delegasi adalah:
- Harmaizul
- Firdaus
- Gusmaweli
- Sufitri Dalyani
- S. Indra Jaya
Di akhir acara, forum Musrenbang menghasilkan kesepakatan berupa daftar prioritas pembangunan untuk RKP Tahun 2026 serta Daftar Usulan RKP Tahun 2027. Dokumen kesepakatan tersebut ditandatangani oleh perwakilan peserta Musrenbang sebagai bentuk komitmen bersama. n/dr